Aku Ingin Bersama Selamanya – AADC
June 6, 2008
ketika tunas ini tumbuh
serupa tubuh yang mengakar
setiap napas yang terhembus adalah kata
angan, debur dan emosi
berpadu dalam jubah berpautan
tangan kita terikat,
lidah kita menyatu,
maka setiap apa terucap
adalah sabda pandita ratu
ah, di luar itu pasir
di luar itu debu
hanya angin meniup saja
lalu terbang, hilang, tak ada
tapi kita tetap menari
menari, cuma kita yang tahu
jiwa ini tandu
maka duduk saja
maka akan kita bawa semua
karena kita adalah satu
by : Rako Prijanto
